Alfatihah untukmu.
Sudah 2020. Aku ingin mendedikasikan hari kedua di tahun baru ini untuk sedikit berkilas balik atas kejadian yang tak terduga di tahun 2019 lalu. Aku, anak yang tidak terlalu baik ini kini sedang merenung. Aku, anak yang tidak terlalu berbakti ini kini sedang menyesal. Aku, anak yang tidak penyabar ini kini sedang bersedih. Oktober, 2019. Aku sedang berada di luar rumah. Aku bahkan tak memiliki firasat tertentu akan hal yang akan terjadi di siang hari itu. Aku sibuk dengan urusanku. Aku tidak menyisakan satu hari yang tidak bisa diulang kembali itu untuk bersamanya. Aku tidak berada disaat terakhirnya. Hari itu adalah hari yang tak pernah kukira sebelumnya. Aku, mendengar berita kepergiannya. Aku menangis di depan umum saat mendengar kabar tentangnya. Semua waktu yang telah ku sia-siakan terlintas dipikiranku. Semua kasih sayang dan pengorbanannya teringat nyata diingatanku. Aku seketika menuju ke rumah sakit untuk melihatnya. Melihatnya terbujur kaku dengan raut wajah yang ...
